Pengurus Gokasi Kalbar Dilantik

Selasa, 18 Oktober 2011 09:09 Borneo Tribune
Satu lagi organisasi olahraga berdiri di Kalbar. Adalah Goju Ryu Karate-do Shibunbukan Indonesia (Gokasi) anggota Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki). Seluruh pengurusnya dilantik PB Gokasi di Auditorium Untan, Minggu (16/10).
“Gokasi artinya lokasi tempat berlatih yang menganut aliran keras dan lembut. Gokasi singkatan dari Goju Ryu Karate-do Shibukan Indonesia. Gokasi sendiri adalah anggota Federasi Olah Raga Karate-do Indonesia . Gokasi mulai masuk ke Kalbar tahun 2002. Dikukuhkan pada tahun 2002 hingga sekarang ini sudah masuk periode kepengurusan ketiga. Jadi, di Kalbar Gokasi baru berumur 11 tahun. Secara perlahan namun pasti terus berkembang di setiap kabupaten/kota di Kalbar,” kata Tapanus SH MH, Ketua Gokasi Kalbar saat memberikan sambutan sebelum pelantikan.
Terbentuknya Gokasi di Indonesia ditandai dengan kedatangan mahasiswa asal Jepang. Kedatangannya dalam rangka studi bisnis di Indonesia. Dalam kesempatan itu, dia mengajarkan karate tanggal 1 Juli 1969. Dari sinilah tiga muridnya, alm. Budi Dharma, Fajar Batubara, dan Martono BA mendirikan pengurus Gokasi.
“Hadirnya Gokasi ini sebagai perguruan dengan karakteristik aliran keras dari karate Okinawa dan aliran lembut dari kungfu Cina. Ini merupakan sebagai wadah bagi masyarakat Kalbar yang ingin menempa jiwa dan raga dalam seni karate goju. Seni karate ini bisa memberi manfaat bagi diri dan masyarakat secara umum. Dengan dmeikian diharapkan keberadaan Gokasi ini dapat membawa manfaat yang besar bagi kita semua,” jelas anggota DPRD Kalbar.
Dengan keberadaan Gokasi, maka lengkaplah empat aliran besar karate yang dianut oleh perguruan karate di Indonesia. Kini Gokasi telah hadir di Kalbar. Diharapkan Gokasi akan membawa suasana dinamis bagi perkembangan karate di Kalbar. Diharapkan juga akan berimplikasi langsung dengan peningkatan prestasi Kalbar.
“Saya berharap hadirnya Gokasi ini dapat didukung berbagai pihak terutama perguruan karate yang telah hadir duluan. Diharapkan bisa kita bisa bekerja sama untuk memajukan karate di Kalbar. Tujuan dan sasaran kita sama, yaitu kemajuan masyarakat Kalbar yang kita cintai,” harap Tapanus.
“Dalam kesempata ini saya mengajak semua insan karate untuk bekerja keras membina dan mengajarkan seni karate ini kepada seluruh masyarakat Kalbar. Tentunya kita harus memiliki dedikasi dan komitmen tinggi secara professional untuk karate. Marilah kita selalu meningkatkan diri dan kualitas penguasaan teknik. Gokasi dibangun dengan prinsip selalu tekun berusaha untuk kemajuan. Dengan prinsip inilah Gokasi dapat melangkah sejauh ini,” urai politisi dari Landak ini.
Dalam kesempatan itu, anggota fraksi PDI Perjuangan ini mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran para pengurus Gokasi pusat. Diharapkan Gokasi Kalbar dapat diperhatikan lebih besar lagi dan mendapat pembinaan baik organisasi maupun teknik.
“Di mana dalam waktu dekat ini kami akan menginstruksikan kepada seluruh jajaran cabang Gokasi untuk melaksanakan kejuaraan cabang Gokasi. Selanjutnya pada awal tahun depan kami akan menggelar kejuaraan daerah Gokasi Kalbar yang kedua.
Program singkat ini kami harapkan akan dapat menghasilkan karateka Gokasi yang berprestasi. Kami akan memperbanyak jam terbang setiap karateka untuk memiliki kemampuan lebih meningkatn demi nama Kalbar yang kita banggakan,” tekadnya.
Kami juga akan membuka dojo-doko Gokasi di Kalbar. Ini agar dojo dapat menjaring sebanyak-banyaknya anggota. Anggota ini tentunya dibina oleh Gokasi. “Untuk itu kami akan menyelenggarakan ujian kenaikan tingkat secara periodik. Termasuklah saat ujian kenaikan tingkat usai pelantikan ini,” katanya.
“Kita juga menggelar kursus kepelatihan secara rutin untuk menghasilkan pelatih-pelatih Gokasi yang berkualitas. Kalau pelatihnya berkualitas, tentu atletnya juga berkualitas,” ucapnya.
Semua tujuan dan cita-cita itu akan tercapai selain dengan kerja keras juga dukungan dari jajaran pemerintah Kalbar, khususnya Dispora Kalbar. “Untuk itu dalam kesempatan ini saya meminta pembinaan berkelanjutan untuk dapat mengembangkan prestasi kami.
Tentu saja dalam hal ini peranan Forki sebagai wadah pembinaan karate sangat berperan penting. Kami harapkan Forki Kalbar bisa memberikan kesempatan kepada Gokasi untuk mengembangkan diri sebaik mungkin. Karena pada hakikatnya, Forki juga dibentuk oleh perguruan-perguruan karate itu sendiri,” pintanya.
“Sebelum saya akhiri, saya ingin menyampaikan pantun. Pohon kurma sebesar paha. Pohon kemiri tidak berduri. Mari bersama kita berusaha. Membangun seni beladiri di negeri kita sendiri. Pergi ke pasar membeli tomat. Jangan lupa membeli waluh. Kalau ingin menjadi atlet hebat. Berlatihlah yang sungguh-sungguh,” ujarnya.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s